gogoBengkulu

Hancurkan dan Bangun Kembali

Obama Upayakan Reformasi Pasar Uang Januari 31, 2011

Filed under: Loker Kabar Dunia — gogo @ 4:03 am

Obama Upayakan Reformasi Pasar Uang

Presiden AS Barack Obama

Großansicht des Bildes mit der Bildunterschrift: Presiden AS Barack Obama

Setelah reformasi kesehatan, sekarang reformasi pasar uang. Presiden Barack Obama menyerahkan usulan untuk perbaikan sektor keuangan di negaranya, dan mendapat tanggapan positif bahkan dari lawan politiknya.

 

Jika disampaikan sepekan yang lalu, pidato Presiden Barack Obama tentang reformasi pasar uang pasti lebih menggebu-gebu, dibanding sekarang di depan Cooper Union College di New York, tidak jauh dari Wall Street. Karena pekan lalu semua wakil Partai Republik di Senat memperingatkan risiko reformasi semacam itu dalam surat yang ditandatangani bersama. Mereka dapat mencegah reformasi itu, walaupun tidak menjadi suara mayoritas di Senat.

Partai Republik Bersedia Mendukung

Tetapi sekarang Senator dari Partai Republik memberikan isyarat bersedia mendukung. Pidato Obama di New York tentang reformasi itu juga jelas dan tanpa argumentasi yang menyerang. Padahal ia kerap menggunakan cara itu dalam menghadapi para manajer bank dari Wallstreet, dan untuk mengumpulkan dukungan rakyat.

Di New York Obama mengatakan, “Tanpa reformasi, kita akan terus duduk di atas pasir hisap. Keluarga kita, perusahaan serta ekonomi global akan rentan menghadapi krisis di masa depan.“

Obama juga menampik tuduhan yang kerap timbul, bahwa ia bermaksud menghilangkan kekuatan pasar sebagai instrumen bagi perekonomian uang. “Saya percaya akan kekuatan pasar bebas, saya percaya akan sektor keuangan yang kuat. Tetapi pasar bebas tidak pernah dimaksudkan untuk menjadi ijin untuk mengambil apapun yang kita mau, dan dengan cara apapun,“ demikian Obama.

Perlindungan bagi Pembayar Pajak

Gambar simbol. Papan nama jalan Wall Street di New YorkBildunterschrift: Großansicht des Bildes mit der Bildunterschrift: Gambar simbol. Papan nama jalan Wall Street di New York

Obama menekankan, yang penting baginya hanya satu hal. Para pembayar pajak tidak boleh lagi menjadi korban, hanya karena sebuah perusahaan dinilai terlalu besar untuk dibiarkan bangkrut. Obama ingin mencapai hal ini dengan sejumlah peraturan baru.

Termasuk juga pemisahan bisnis bank yang normal, yaitu pemberian kredit berdasarkan persetujuan nasabah, dari spekulasi yang dilakukan bank berdasarkan risiko sendiri. Obama juga menyebutkan pentingnya pengawasan perdagangan produk keuangan yang rumit, yang dinilai Obama sebagai senjata pemusnah massal secara finansial. Oleh sebab itu transparansi diperlukan dalam hal ini. Di samping itu Obama akan mendirikan organisasi perlindungan konsumen.

Pemberian kuasa lebih besar bagi pemegang saham juga termasuk rencana Obama. Tujuannya, agar di masa depan gaji berlebihan bagi manajer bank dapat dihindari. Di samping itu, ia juga merencanakan penyediaan dana sebesar 50 milyar Dollar yang berasal dari bank-bank. Di masa depan dana itu dapat digunakan untuk menyelamatkan bank.

Kesepakatan Hampir Tercapai

Masalah pengadaan dana inilah yang menjadi pokok pertikaian antara Partai Republik dan Demokrat. Partai Republik menilai, pengadaan dana ini dapat mengundang bank untuk menjalankan bisnis yang riskan.

Tetapi hal ini, juga masalah organisasi perlindungan konsumen, saat ini sedang dirundingkan dengan serius. Sekarang semua pihak optimis. Partai Republik menyatakan, memiliki tujuan sama seperti Partai Demokrat, dan kesepakatan hampir tercapai.

Rüdiger Paulert / Marjory Linardy

 

Obama Ajak Partisipasi Republik dalam Pemerintahan

Filed under: Loker Kabar Dunia — gogo @ 4:01 am

Obama Ajak Partisipasi Republik dalam Pemerintahan

Presiden Obama ketika meninnggalkan Gedung Capitol, setelah menyampaikan pidatonya, Selasa (25/01)

Großansicht des Bildes mit der Bildunterschrift: Presiden Obama ketika meninnggalkan Gedung Capitol, setelah menyampaikan pidatonya, Selasa (25/01)

Pidato Obama mengenai situasi AS telah ditunggu dengan penuh ketegangan. Sejak serangan berdarah terhadap anggota kongres Gabrielle Giffords, pidato ini merupakan seruan bagi kedua partai di kongres Amerika.

 

Seperti yang telah diduga, Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengambil tema lintas partai, yang dikemukakan sejak awal pidatonya. Ia mengatakan duduk bersama saja tidak cukup, tapi juga bekerja sama. di mana sejak pemilihan sela pada bulan November 2010, jelas sudah, bahwa “Suara pemilih menentukan bahwa pemerintahan merupakan tanggung jawab bersama dua partai,” dikatakan Obama.

Dalam sisa masa jabatannya, Presiden Barack Obama berdiri menghadapi kongres Amerika, yang didominasi separuhnya oleh Partai Republik.

Belum Puas dengan Keberhasilan

Presiden Obama berpidato selama satu jam sebagai politisi utama yang telah membuat sejumlah konsesi. Pidatonya memancing tepuk tangan, juga dari lawan politiknya, misalnya ketika Obama sepakat dengan tutuntan pembatasan praktek medis yang menjurus pada malpraktek.

Presiden Obama juga menegaskan, bahwa ia tidak ingin langusng merasa puas atas keberhasilannya pada semester pertama masa jabatannya, seperti juga pada reformasi kesehatan. Ia lebih suka melihat ke depan dan memperhatikan hal-hal mendesak. Dalam beberapa bidang, saat ini Amerika Serikat tidak lagi memimpin.

AS Harus bangkit Kembali

Obama mengingatkan pada Sputnik, satelit pertama yang mengelilingi bumi, yang diluncurkan Uni Soviet setengah abad lalu. Kemudian Amerika menyusul dalam lomba eksplorasi ruang angkasa dalam waktu yang pendek. “Ini merupakan momentum Sputnik generasi kita,” papar Obama. Amerika berhasil menjadi negara pertama yang mendaratkan manusia di bulan dan Amerika kembali menjadi bangsa terkemuka di dunia.

Pidato Obama mendapatkan sambutan hangatBildunterschrift: Pidato Obama mendapatkan sambutan hangat

Selain itu, dalam pidatonya, Presiden Amerika mengimbau untuk lebih banyak menggunakan energi bersih dibanding penggunaan  bahan bakar konvensional. Ia mengulang lagi rencananya dalam memperbaiki pendidikan dasar dan infrastruktur. Reformasi sangat mendesak dilakukan dalam mengatasi hukum imigrasi dan peraturan pajak yang rumit harus disederhanakan.

Berhasil dalam Politik Luar Negeri

Mengenai hutang nasional sebesar 14 trilyun Dollar Amerika, Obama berjanji untuk mengurangi anggaran negara, termasuk lima tahun pembekuan pengeluaran. Tetapi ia tidak menguraikannya lebih lanjut.

Presdien Obama memandang kritis terhadap situasi politik dalam negeri. Sementara dengan keberhasilan dalam kebijakan luar negerinya, ia tampak puas: Penarikan mundur pasukan Amerika Serika dari Irak dilaksanakan seperti yang direncanakan, perjanjian START menjamin terus dilaksanakannya perlucutan senjata nuklir di Rusia dan Amerika Serikat. Dan pamor Amerika Serikat seakan kembali pulih.

Langkah AS di Luar

Mengenai situasi di Afghanistan, Presiden Obama mengatakan, “Di depan, perjuangan masih berat. Pemerintah Afganisatan harus menciptakan pemerintahan yang lebih baik.” Tahun 2011 ini, tanggung jawab keamanan negara ini akan diserahkan pada Afghanistan. Dan bulan Juli 2011, tentara Amerika akan mulai ditarik mundur.

Dalam pidatonya, Obama juga memuji kerjasama internasional serta meningkatkan tekanan pada negara-negara seperti Iran dan Korea Utara. Selain itu Obama juga menyampaikan, “Kita telah merevitalisasi NATO dan memperkuat kerjasama dalam berbagai hal dari menangani terorisme hingga pertahanan rudal. Kita telah memperbaiki hubungan dengan Rusia, memperkuat aliansi dengan Asia, membangun kerjasama baru dengan India. Bulan Maret yang akan datang, saya akan mwngunjungi Brazil, Chili dan Elsavador untuk membentuk aliansi baru di benua Amerika.”

Presiden Omba juga mengomentari situasi di Tunisia, yang memaksa Presiden Ben Ali mundur dari jabatannya. “Sudah jelas, Amerika mendukung warga Tunisia dan mendukung aspirasi demokrasi semua bangsa.”

Secara keseluruhan, dalam pidatonya Obama merasa optimis bahwa dua tahun setelah resesi ekonomi menerpa, sekarang merupakan saat bagi Amerika Serikat untuk beranjak maju kembali. Pasar saham telah kembali pulih dan pperekonomian tampaknya akann tumbuh lagi. Dan Obama menggambarkan situasi Amerika Serikat sebagai “sangat baik”.

Christina Bergmann/Miranti Hirschmann

 

Mesir Membara

Filed under: Loker Kabar Dunia — gogo @ 3:58 am

Mesir Membara

Angin reformasi kini bertiup semakin kencang di Mesir. Kekecewaan generasi muda termanifestasikan ke dalam aksi demonstrasi terbesar yang pernah dalami rejim Mubarak selama 30 tahun kekuasaannya.

 

Libanon di Ambang Perpecahan?

Filed under: Loker Kabar Dunia — gogo @ 3:56 am

Libanon di Ambang Perpecahan?

Saad Hariri (kanan) menerima perdana menteri terpilih Najib Mikati di kediamannya di Beirut, Rabu (26/01)

Großansicht des Bildes mit der Bildunterschrift: Saad Hariri (kanan) menerima perdana menteri terpilih Najib Mikati di kediamannya di Beirut, Rabu (26/01)

Sepanjang jalan tol di Beirut masih nampak beka demonstrasi. Setelah Saad al-Hariri digulingkan, pengikutnya warga Sunni sempat memblokir jalur itu. Namun kini, situasi di kota Saida dan Beirut kembali normal.

 

Militer dikerahkan untuk menjaga keamanan. Kehidupan keseharian di Libanon diwarnai perpecahan antara kaum Syiah, Sunni dan Kristen. Warga Libanon cenderung percaya pada mitra luar negeri dan memihak pada struktur klan serta agama ketimbang partai politik.

Warga Libanon semakin frustrasi, pasrah dan curiga serta geram seperti yang terlihat dalam aksi demonstrasi beberapa waktu ini. Namun sebagian besar masyarakat Libanon sesungguhnya tidak menyesali kenyataan bahwa Saad Hariri digulingkan. Karena selama berkuasa, pengusaha kaya raya itu terbukti kurang mahir di panggung politik.

Sementara itu, kalangan lain bergembira. Kelompok Hisbullah yang sejak dulu sudah militan, kini merupakan kubu politik terkuat. Harian As-Safir menulis, bahwa Libanon meraih sebuah era politik baru. Di kantor berita Hisbullah, mereka tetap menyambut wartawan lain dengan baik. Akan tetapi, secara halus mengusir wartawan sambil menjelaskan, mereka tidak memberikan keterangan lebih lanjut terkait rencana pembentukan pemerintahan baru. Ketika ditanya mengapa, jawabannya adalah begitulah keputusannya.

Bagaimana masa depan perdana menteri baru, Najib Mikati, yang didukung oleh Hisbullah? Pengamat politik Kamal Wazne mengatakan, “Kandidat Hisbullah, Najib Mikati,, menegaskan, ia akan mendukung gerakan perlawanan. Artinya, jika tribunal PBB mengeluarkan dakwaan, pemerintahannya akan menampik semua tuduhan Amerika Serikat dan masyarakat internasional. Dengan pernyataannya akan melakukan perlawanan, Mikati mendapat dukungan penuh dari Hisbullah.”

Padahal sebelumnya Mikati menegaskan, tidak hanya mewakili kelompok Hisbullah, akan tetapi sebagai pemimpin pemerintah akan mewakili seluruh rakyat Libanon. Yang dimaksud dengan perlawanan adalah menentang Israel. Dan hal ini didukung oleh hampir setiap warga Libanon.

Terkait soal tribunal PBB yang akan mengusut kasus pembunuhan terhadap ayah Saad al-Hariri, Rafiq Hariri, Hisbullah kuatir, anggotanya akan dituduh sebagai tersangka pelaku pembunuhan. Karena itu, Hisbullah menyebut insiden pembunuhan tersebut sebagai hasil rekayasa Israel dan Amerika Serikat. Ayah Saad Hariri, Rafiq Hariri tewas akibat ledakan bom di Beirut.

Terpilihnya Mikati sebagai perdana menteri Libanon berlangsung secara demokratis. Di parlemen, Mikati berhasil meraih suara lebih banyak daripada Hariri. Dan hal ini sulit diterima oleh pengikut Hariri. Namun Hariri tetap dapat mengambil bagian dalam pemerintahan baru nanti.

Ulrich Leidholdt/Andriani Nangoy

 

Perbaikan Higienis RS guna Atasi Bakteri MRSA

Filed under: Loker Kabar Dunia — gogo @ 3:54 am

Perbaikan Higienis RS guna Atasi Bakteri MRSA

Bakteri Staphylococcus aureus yang diperbesar 4780 kali dengan mikroskop elektron

Großansicht des Bildes mit der Bildunterschrift: Bakteri Staphylococcus aureus yang diperbesar 4780 kali dengan mikroskop elektron

Setiap tahun 4,1 juta pasien rumah sakit di Eropa terinfeksi bakteri MRSA. Kasus kematian akibat terinfeksi MRSA 37 ribu orang per tahun. Guna meningkatkan tingkat higienis rumah sakit, diupayakan pengawasan lebih ketat.

 

Di seluruh Jerman setiap tahunnya sekiar 35 ribu pasien dan pekerja rumah sakit terinfeksi bakteri MRSA. Yakni bakteri  tipe Staphylococcus aureus yang kebal terhadap beberapa jenis antibiotika, dan misalnya pada tindakan operasi dapat menyebabkan infeksi berat. Akibat meningkatnya penyebaran bakteri yang multiresisten tersebut di Rumah Sakit Universitas Essen menetapkan semua pasien yang akan dirawat harus menjalani prosedur pemeriksaan bakteri MRSA. Bagi Hanz Riebling prosedur yang singkat dan tidak sakit

“Dilakukan pengambilan sejumlah sampel. Kemudian saya dibawa ke sebuah kamar tertutup dan kulit saya diberi salep dan obat.”

Pria berusia 66 tahun itu menghadapi operasi berat yakni amputasi separuh kaki untuk kedua kakinya, karena Heinz Riebling menderita diabetes. Tapi setelah hasil pemeriksaan di awal masa perawatannya di rumah sakit, operasi itu harus ditunda sampai perawatan antiseptik terhadap bakteri berbahaya MRSA pada kulitnya, menunjukkan kemajuan.

Riebling adalah satu dari 500 pasien  di Rumah Sakit Universitas Essen yang diketahui mengidap bakteri MRSA. Calon pasien yang dari hasil pemeriksaan awal terbukti sebagai pembawa MRSA, kemudian dirawat terpisah di kamar isolasi. Ini upaya guna mencegah bakteri MRSA menular ke pasien lainnya. Selain itu juga memberikan peluang agar pembawa MRSA bersih dari bakteri tersebut dan kembali menjadi sehat. Demikian dikatakan kepala urusan higienis rumah sakit dan wakil ketua perhimpunan Jerman untuk higienis Profesor Walter Popp

“Alasan lainnya adalah perlindungan kerja. Kami ingin melindungi pekerja kami. Beberapa tahun terakhir asuransi mengakui meningkatnya infeksi MRSA sebagai penyakit akibat risiko kerja.”

MRSA, bakteri yang resisten terhadap beberapa antibiotika tersebut dapat menyebabkan penyakit serius. Oleh sebab itu rumah sakit-rumah sakit semakin mendapat tekanan. Gugatan ganti rugi akibat kurangnya higienis dan pemeriksaan biaya perawatan oleh perusahaan asuransi bukan lagi hal yang jarang. Selain itu muncul rasa tidak aman yang besar di kalangan pasien dan pekerja rumah sakit, karena tidak ada yang tahu apakah pasien yang baru masuk terinfeksi MRSA atau tidak. Professor Walter Popp

“Jika kami mengetahui dengan cepat adanya pembawa MRSA dalam perawatan di rumah sakit, maka kami tahu bahwa dialah yang membawa MRSA dan bukan disebabkan oleh rumah sakit. Kami memperkirakan 80 persen kasus MRSA terjadi karena hal itu. Untuk jangka panjang kami bahkan dapat menghemat, karena berkurangnya kasus  infeksi MRSA.”

Namun menurut Profesor Dr. Andreas Mügge di Rumah Sakit Universitas Bochum, upaya memerangi secara luas bakteri MRSA sementara ini masih gaga,l akibat sarana perlengkapan rumah sakit. Karena hanya dengan pemeriksaan infeksi MRSA pada pasien yang akan dirawat tidak cukup. Logistik di rumah sakit juga harus dijaga dan tahu apa yang harus dilakukan dengan pasien yang diisolasi. Mereka tidak bisa dikirim pulang, mereka mungkin juga harus menjalani operasi dan menginap. Logistik semacam itulah yang pertama-tama perlu dikembangkan. Demikian dikatakan kepala divisi perawatan di Rumah Sakit Universitas Bochum, Andreas Mügge.

 

Almut Horstmann/Dyan Kostermans

 

Politik Baru Amerika Serikat di Asia Tenggara

Filed under: Loker Kabar Dunia — gogo @ 3:50 am

Politik Baru Amerika Serikat di Asia Tenggara

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton

Großansicht des Bildes mit der Bildunterschrift: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton

AS tampak ingin lebih berperan di Asia Tenggara. Dalam Forum Regional ASEAN, AS diwakili Menlu Hillary Clinton. Clinton menandatangani Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama. Apakah ini politik baru AS di Asia Tenggara?

 

Para menteri luar negeri negara-negara Asia Tenggara  ASEAN membicarakan masalah keamanan regional dengan negara-negara mitranya di Phuket, Thailand. Selain Cina, Jepang, Australia, Selandia Baru, hadir juga Amerika Serikat yang diwakili Menlu AS Hillary Clinton. Kehadirannya berdampak pada sejumlah isu yang dibahas. Rabu kemarin, Clinton juga menandatangani Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama, yang mengisyaratkan lebih jauh komitmen AS pada Asia Tenggara.

Di Phuket, Menlu AS bertemu rekan-rekan sejawatnya dari Cina, Rusia, Jepang dan Korea Selatan untuk kembali berdialog  dengan Korea Utara tentang program nuklir negara itu.

Hillary Clinton mengimbau junta militer Myanmar agar membebaskan tokoh oposisi Aung San Suu Kyi. Ia mengatakan, pembebasan Suu Kyi bisa membuka jalan bagi investasi AS di Myanmar.

Clinton juga memuji Myanmar yang mendukung dijatuhkannya sanksi terhadap Korea Utara. Terkait dengan hubungan Myanmar dan Korea Utara, ia mengatakan, Amerika Serikat akan terus mengawasi agar tidak terjadi kerjasama yang dapat mendestabilisasi kawasan.

Rabu (22/07), Clinton juga menandatangani Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama dengan ASEAN. Dengan begitu, posisi Amerika Serikat serupa dengan negara mitra ASEAN lainnya,  Cina, Jepang, Australia dan Selandia Baru dalam membahas keamanan kawasan Asia Tenggara.

Menurut Carl Thayer, analis keamanan regional dari Universitas New South Wales di Australia, ini merupakan langkah penting. Amerika Serikat tampak ingin lebih berperan di Asia Tenggara.

“Kedua langkah ini akan menjamin kehadiran diplomat AS di Asia Tenggara, kita ingat pada masa pemerintahan Bush, menteri luar negeri Condoleeza Rice beberapa kali batal menghadiri pertemuan forum keamanan regional, ARF. Akibatnya negara-negara Asia Tenggara mulai menguatirkan kredibilitas AS,“ kata Thayer.

Thayer menambahkan, pemerintah AS ingin mengadopsi kebijakan diplomasi cerdas, yakni dengan menekankan pentingnya kesepakatan multilateral dalam menghadapi isu regional.

Peran lebih besar AS juga bakal menyorot isu sensitid seperti sengketa wilayah Lautan Cina Selatan, antara Vietnam, Filipina dan Cina. Sebelumnya, Yayasan Jamestown yang bermarkas di Wasington memperingatkan bahwa terobosan tahun 2002 antara ASEAN dan Cina terancam tidak diabaikan.

Pemerintah AS juga diharapkan menahan desakan Cina terhadap perusahaan negara adi daya itu untuk memutuskan hubungan dagangnya dengan Vietnam.

Sementara itu pegiat Hak Azasi  Manusia mengatakan bahwa keterlibatan AS dalam  ASEAN bisa mendorong junta militer Myanmar untuk menggulirkan proses reformasi, khususnya di bidang politik.

Tahun depan Myanmar atau Birma menghadapi pemilihan umum. AS mendesak agar sebelumnya junta Myanmar membebaskan semua tahanan politik, selain itu agar pemilu berjalan secara adil dan terbuka.  Debbie Stothard, juru bicara LSM Hak Azasi Manusia, Alternative ASEAN Network menilai langkah AS secara positif.

Ungkapnya, “ASEAN akan menanggapi isu Birma secara lebih serius, hanya karena AS juga hadir di Konferensi ARF. Inilah yang bakal mendorong peserta Forum Regional ASEAN agar lebih pasang telinga dan memperhatikan isu itu, yakni karena AS adalah salah satu mitra utama ASEAN.

Dan meski ditolak oleh ASEAN, Menlu AS Hillary Clinton tak ragu menyampaikan usul agar keanggotaan Myanmar dibatalkan, apabila junta Myanmar  terus melanggar HAM.

Ron Corben / Edith Koesoemawiria

 

Amerika peringatkan Iran

Filed under: Loker Kabar Dunia — gogo @ 3:45 am

Amerika peringatkan Iran

Pasukan Pengawal Revolusi Iran aktif di perairan Selat Hormuz
Pasukan Pengawal Revolusi Iran aktif di perairan Selat Hormuz

Gedung Putih memperingatkan Iran bahwa manuver angkatan lautnya terhadap kapal perang Amerika adalah provokasi yang dapat membahayakan.

Pentagon mengatakan lima kapal cepat Pengawal Revolusi Iran mendekati armada Amerika dan mengirimkan pesan radio berisi ancaman untuk meledakkan mereka.

Insiden itu dilaporkan terjadi hari Sabtu di Selat Hormuz, perairan yang memisahkan Jazirah Arab dan Iran, lapor wartawan BBC Richard Lister dari Washington.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur angkutan minyak penting di dunia.

Tiga kapal angkatan laut Amerika, termasuk kapal penghancur rudal, dihadang oleh lima kapal cepat milik Pengawal Revolusioner Iran.

Amerika mengatakan, kapal mereka baru akan melepaskan tembakan ketika kapal Iran mundur.

Gedung Putih memperingatkan agar Iran tidak melakukan “aksi provokatif yang bisa memicu insiden berbahaya”.

Iran mengecilkan arti peristiwa ini, dan menggambarkannya “kejadian biasa”.

“Masalah ini terpecahkan setelah kedua belah saling mengenali,” kata media pemerintah Iran mengutip seorang jurubicara kementerian luar negeri.

Kontak radio

Para pejabat mengatakan, kapal Iran yang dikenali sebagai milik pasukan elit Pengawl Revolusi, itu mendekat sekitar 200m dan melakukan manuver yang tampak mengancam.

Peta lokasi Selat Hormuz

Salah satu kapal Pengawal Revolusioner itu kemudian melakukan kontak radio dan mengatakan, “saya akan mendekati anda dan anda akan meledak dalam waktu beberapa menit’.

Dalam reaksi mereka, menurut para pejabat, personel angkatan laut Amerika mengambil posisi bertahan, dan bersiap melepaskan tembakan.

 

…Saya akan mendekati anda dan anda akan meledak dalam waktu beberapa menit
Pesan radio Iran

Kapten salah satu kapal Amerika dilaporkan bersiap untuk mengeluarkan perintah penyerangan, saat kapal cepat Iran itu beralih arah.

Paling tidak satu dari kapal Iran disebutkan menjatuhkan sejumlah barang di perairan yang dilalui kapal Amerika.

Namun tidak jelas, apa yang dijatuhkan itu. Insiden itu berlangsung sekitar 20 menit.

Para pejabat Pentagon menekankan, kapal angkatan laut Amerika itu berada di perairan internasional saat itu.

Wartawan BBC Paul Reynolds mengatakan, pertanyaan penting berkaitan dengan kejadian terbaru ini adalah apakah ini merupakan insiden lepas atau menandai sikap lebih agresif Pasukan Pengawal Revolusi Iran.