gogoBengkulu

Hancurkan dan Bangun Kembali

Sebuah Renungan Untuk Yang Muda Februari 10, 2011

Filed under: Loker Info Catatan Kecil — gogo @ 1:24 pm

Keadaan ekonomi yang akan lebih sulit bagi rakyat, dan akan makin semrawutnya (atau makin brengseknya) penyelenggaraan negara kita sebagai akibat bahaya krisis keuangan dan pangan dunia, akan merupakan kesempatan yang baik bagi banyak orang untuk melihat sendiri dengan jelas sekali bahwa negara kita sudah tidak bisa lagi terus-menerus dikangkangi oleh kekuasaan politik yang sudah ternyata gagal untuk memperbaiki kehidupan rakyat banyak. Bisa diperkirakan bahwa berbagai gejolak masyarakat, yang sudah mulai marak di berbagai daerah dalam bentuk macam-macam aksi-aksi atau gerakan, akan lebih berkembang lagi menghadapi buruknya berbagai politik pemerintah, yang pada pokoknya masih menjalankan politik seperti Orde Baru.Perkembangan situasi di negara kita dewasa ini, dan apalagi di kemudian hari kalau keadaan ekonomi makin sulit lagi, akan bisa mendorong berbagai kalangan dan golongan dalam masyarakat untuk bangkit bersama-sama dan berjuang untuk tercapainya kesejahteraan banyak orang. Kebangkitan berbagai golongan ini sangat diperlukan, mengingat bahwa pemerintah dan partai-partai politik yang menduduki kursi di DPR sudah ternyata tidak bisa banyak diharapkan bisa mengatasi berbagai kesulitan besar yang dihadapi negara dan bangsa.

Sekarang makin jelas bagi banyak orang bahwa kekuasaan politik yang selama ini ada dalam genggaman “kaum tua” (atau setengah tua) terbukti banyak dihinggapi berbagai penyakit parah, sehingga sudah perlu dirubah atau diganti dengan kekuasaan politik yang baru, yang seyogianya dipegang atau dikendalikan oleh tenaga-tenaga baru dari kaum muda. Dari kalangan kaum muda yang masih bersih dari korupsi dan mempunyai jiwa untuk sungguh-sungguh mengabdikan diri kepada kepentingan rakyat inilah diharapkan muncul tunas-tunas pimpinan rakyat dan negara, yang bisa menyelesaikan reformasi secara tuntas.

Seperti kita ingat bersama, gerakan besar-besaran mahasiswa dalam tahun 1998, yang menghasilkan turunnya Suharto sebagai diktator rejim militer Orde Baru, telah melahirkan berbagai tuntutan reformasi, yang penting untuk perbaikan negara. Tetapi, malangnya, di tangan para “kaum tua” ini – yang pada umumnya adalah pengikut (dalam berbagai kadar atau derajat) rejim Orde Baru – reformasi ini tidak jalan atau macet. Dan, sekarang, makin sangat sedikitlah harapan bahwa kekuasaan politik di tangan “kaum tua” semacam yang sekarang ini bisa atau mau sungguh-sungguh menjalankan reformasi, meskipun reformasi sudah “diperintahkan” oleh MPR, dan menjadi aspirasi sebagian terbesar rakyat kita.

Mengingat itu semua, maka rakyat kita terpaksalah mengandalkan harapan besarnya kepada kaum muda, yang terdapat dalam berbagai kalangan dan golongan masyarakat, untuk ikut membereskan kehidupan bangsa, yang sudah dirusak oleh “kaum tua” yang menguasai bidang eksekutif, legislatif, judikatif, serta berbagai bidang sosio-kultural. Untuk itu, seluruh kekuatan demokratis, yang mendambakan terciptanya masyarakat adil dan makmur, perlu mendukung atau menyambut gembira munculnya peran “kaum muda” ini dalam berbagai percaturan politik-sosial-ekonomi negara dan bangsa kita.

Bangkitnya “kaum muda” kita dewasa ini untuk ikut memikirkan masalah-masalah besar negara dan bangsa – yang mungkin akan menghadapi masa-masa yang lebih sulit dari pada sekarang — merupakan investasi penting dan berharga sekali bagi hari kemudian rakyat. Karena, hari kemudian Indonesia justru terletak di tangan angkatan muda kita, atau generasi baru kita. Dengan pandangan dari sudut yang strategis ini, maka kita bisa melihat betapa besarnya kewajiban kita semua untuk membantu atau memungkinkan “kaum muda” kita mempersiapkan diri untuk mengendalikan atau mengelola negara dan bangsa kita. Dengan tujuan yang demikian ini, maka kita semua perlu mendorong “kaum muda” kita berani mengambil berbagai inisiative yang bisa mengembangkan dan memupuk lebih lanjut segala kekuatan dalam masyarakat guna tercapainya perubahan atau penggantian kekuasaan politik.

Jadi, perubahan atau penggantian kekuasaan politik, yang merupakan tugas besar “kaum muda” kita yang dibarengi dengan dukungan rakyat, adalah satu-satunya jalan untuk menghadapi berbagai masalah besar di kemudian hari.

 

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s