gogoBengkulu

Hancurkan dan Bangun Kembali

Inilah Ambang Batas Pemanas Setgab Koalisi Pro-SBY Januari 3, 2011

Filed under: Loker Info Politik dan Organisasi — gogo @ 2:58 pm
Inilah Ambang Batas Pemanas Setgab Koalisi Pro-SBY

Headline

 

Memasuki 2011, suhu politik Sekretariat Gabungan (Setgab) koalisi partai pendukung pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diprediksi memanas terkait dengan wacana peningkatan ambang batas parlemen (parliamentary threshold atau PT ) dari 2,5 persen menjadi 5 persen.

Angka 5 persen itu bisa menjadi ‘’bara dalam sekam’’ di kalangan anggota setgab koalisi partai pendukung pemerintahan Presiden SBY.

Sejauh ini politisi PAN dan PKB mengajukan ambang batas sekitar 3%, Hanura 2,5%, Golkar, dan PDI Perjuangan 5%, sedangkan Demokrat 4 %. PPP lebih realistis 2,5-3%. Tarik ulur di parlemen soal PT itu berpotensi meretakkan Setgab koalisi.

Bima Arya Sugiarto, politisi PAN, secara terbuka mengatakan nasib partai-partai papan tengah dan kecil belum tentu lolos PT. Artinya, jika partai-partai besar mematok 5% PT, apalagi itu juga diberlakukan untuk parlemen DPR maupun DPRD, bakal runyamlah nasib partai tengah dan kecil seperti Gerindra, PKB PPP, PAN, PKS, dan Hanura. Bagi partai tengah dan kecil, idealnya, angka ambang batas parlemen sekitar 2,5-3%. Angka ini dinilai cukup moderat.

Sejauh ini, politisi senior PDI Perjuangan Pramono Anung berpendapat angka 5% merupakan angka moderat. “Limapersen cukup moderat dengan kondisi saat ini. Yang paling penting, proses penyederhanaan parpol harus jalan. Tetapi tidak boleh menghalangi partai yang baru muncul. Kalau itu dilakukan, maka menghalangi demokrasi,” kata Pramono yang juga Wakil Ketua DPR itu.

Berbeda dengan Pramono, Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Irgan Chairul Mahfidz berpendapat usulan peningkatan ambang batas parlemen menjadi 5% itu menjadi syarat yang berat.

Melongok pada pengalaman Pemilu 1999 yang menerapkan PT 2,5 persen, hanya ada sembilan partai yang lolos ke Senayan. Usulan peningkatan PT dibahas di Komisi II DPR pada 2011 nanti dalam revisi UU Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu. Komplikasi relasi partai politik peserta Sekretariat Gabungan (Setgab) Koalisi terus mengemuka ke ruang publik. Beragam pernyataan dari kader partai politik peserta Setgab koalisi meruncingkan ‘’ketegangan’’ di lingkaran dalam Setgab.

Jika tidak segera ditangani, bukan mustahil Setgab bubar di tengah jalan karena ada titik pecah soal ambang batas PT yang menjadi ‘’sumber ketegangan’ internal Setgab itu sendiri. Terkait isu Poros Tengah misalnya, pernyataan keras dari Partai Demokrat sudah memantik reaksi yang sama dari partai peserta koalisi. Malah, Partai Demokrat mempersilakan partai koalisi yang tidak lagi cocok di Setgab agar keluar. Pernyataan itu memunculkan respons keras dari parta-partai tengah koalisi.

Dengan tambahan isu pembatasan premium dan naiknya harga sembako pada 2011, titik pecah Setgab bisa kian membara. Belum lagi tegangan dari partai tengah dan kecil di luar Setgab seperti Hanura dan Gerindra yang pasti ‘tersedak” isu ambang batas PT. Tidak ayal lagi, bakal riuh-rendahlah parlemen dengan pertarungan kepentingan partai-partai politik.

”Karena itu, 2011 boleh jadi tahun penentuan stabilitas nasional: makin terkonsolidasi atau justru makin buyar kesana kemari,” kata Abdul Hamid, peneliti Reform Institute.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s