gogoBengkulu

Hancurkan dan Bangun Kembali

Aktivitas Gunung Api Kaba Meningkat Lagi November 9, 2010

Filed under: Loker Keliping Koran — gogo @ 11:30 am

Rakyat Bengkulu

Minggu, 07 Nopember 2010 22:50:36

Ketua Pos Pengamatan Vulkanologi Gunung Kaba, Sigit Widianto membenarkan hal ini. Dikatakan Sigit, seperti inilah tipe gunung Kaba yang telah lama tidur yang mulai menggeliat sejak meletusnya Merapi di Pulau Jawa. Aktivitasnya sangat sulit diprediksi. Terkadang menurun, setelah itu secara tiba-tiba aktivitasnya meningkat.

“Namun sejauh ini, kami masih memperlakukan gunung itu status waspada, belum ada perkembangan signifikas. Hanya ada peningkatan aktivitas gempa vulkanik, itu saja,’’ ujarnya.

Juru kunci Gunung Kaba, yang biasa disapa oleh warga sekitar dengan sebutan Mbah Katup (81) mengaku belum mendapatkan tanda-tanda kalau Gunung Kaba bakal meletus. Ditemui RB di kediamannya yang berada di kaki Gunung Kaba, Mbah Katup mengatakan, biasanya kalau Gunung Kaba akan meletus, banyak hewan-hewan yang akan turun dari gunung.

“Saya ikut sama petugas pos Vulkanologi saja. Saya tidak mau membuat masyarakat resah. Belum bisa diprediksi kapan Gunung Kaba ini akan meletus,” jelas Mbah Katub. Untuk diketahui Mbah Katub sendiri sudah 38 tahun tinggal di kaki Gunung Kaba.

Selama ini, Mbah Katub dipercaya oleh masyarakat sekitar, sebagai juru kunci Gunung Kaba. Tak jarang pendaki gunung ataupun masyarakat luar yang ingin naik ke puncak Gunung Kaba meminta petunjuk atau minta diantar langsung ke tempat yang dituju. Terkait status waspada Gunung Kaba, Mbah Katub mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir, sebab sampai saat ini kondisi masih aman.

“Selain dari sisi ghaibnya, dari segi ilmu kegunungannya kondisi Gunung Kaba saat ini masih aman. Tapi, bukan berarti kita lenggah, karena aktivitas gunung api ini sulit diprediksi,” jelasnya.

Para pendaki diimbau Mbah Katub yang berdarah jawa in, untuk tidak mendekati puncak gunung, dan mentaati pantangan-pantangan yang sudah ditetapkan. Diantaranya tidak berteriak, tidak berbicara kotor, dan tidak melempar kawah dengan benda apapun.

“Kalau ada pendaki yang melihat ada asap tebal keluar dari kawah, berarti penghuni gunung ini, sedang menegur. Jadi jangan dilanggar pantangan-pantangan yang sudah ditetapkan. Kalau mau mendaki silaka, tapi hati-hati saja. Dari pengamatan ghaib saya, sampai saat ini Gunung Kaba masih dalam keadaan aman,” ujar Mbah Katub.

Sebagaimana pernah dikemukakan Kepala Bappeda Provinsi, Ir Nashsyah, MM, MT Gunung Kaba saat ini masih berstatus gunung aktif dengan strato tipe A. Untuk itu, dengan melihat intensitas Gunung Kaba masyarakat harus berhati-hati.

Kegiatan Gunung Kaba sendiri yang tercatat dalam waktu sejarah mulai pada abad 19 dan terakhir pada abad 20. Yakni pada tahun 1833 hingga tahun 1971, tercatat tidak kurang dari 22 kali kenaikan kegiatan/erupsi.

Dalam sejarah kegiatannya, Gunung Kaba pernah menimbulkan korban manusia 126 meninggal dunia pada tahun 1833. Sedangkan pada tahun 1971 hanya ditandai dengan hembusan solfatra berintensitas sedang di kawah besar. Dan ditandai dengan hembusan solfatara berintesitas lemah di kawah kecil.(fiz)

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s