gogoBengkulu

Hancurkan dan Bangun Kembali

LETUSAN ST VINCENT MERAPI 2010 November 8, 2010

Filed under: Loker Info Bencana — gogo @ 12:39 pm


Tipe Guguran

ipe Guguran

Menurut teori tipe letusan, Merapi memang memiliki tipe sendiri yaitu tipe merapi (guguran) yaitu awan panas dan lava mengalir pada salah satu bagian lereng seperti jatuh karena gaya beratnya. Gaya berat awan panas dan lava lebih kuat mempengaruhi aliran daripada tekanan dari dalam bumi. Tetapi kenapa letusan 4 Nopember 2010 membentuk tipe St Vincent? (Kok Merapi menghianati karakternya? Melu-melu gunungapi luar negeri St Vincent?? Atau mungkin Merapi sudah kehilangan karakter kuat dan cerdasnya sehingga terpengaruh budaya gunungapi asing yang katanya nakal dan bringas???)

 

Tipe-tipe Letusanipe-tipe Letusan

Tipe letusan memang bukan sebuah hak patent suatu gunungapi. Dalam hal ini bukan berarti Merapi selalu memiliki tipe guguran. Bisa jadi Merapi akan mengeluarkan tipe letusan yang berbeda seperti Stromboli, Pellean, Hawaiian, St Vincent dsb. Hal ini tergantung pada magnitude tekanan dari dalam bumi, karakter magma dan setting morfologi puncak. Penamaan tipe guguran melekat pada gunungapi Merapi hanyalah mendasarkan pada kebiasaan Merapi meletus dengan tipe itu. Jadi boleh dong sekali-kali Merapi mengganti gaya letusan yang lain biar gaul begitu…

Pemetaan kawasan rawan bencana (KRB) untuk kepentingan tanggap darurat terutama untuk kegiatan pengungsian antara tipe letusan St Vincent dan tipe letusan guguran berbeda. Kalau tipe letusan guguran idealnya menggunakan model sektoral di lembah-lembah sungai terutama untuk daerah yang setting morfologinya berbahaya, tetapi untuk tipe St Vincent menggunakan model konsentris. Yaitu menggunakan radius melingkar dengan jarak tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai contoh radius 5 Km (sebelum 26 Oktober 2010), 15 Km (setelah 26 Oktober 2010) dan 20 Km (setelah 4 Nopember 2010). Jarak batas KRB 20 Km dari puncak Merapi kalau diukur dari Ring Road utara Kota Jogja hanya sejauh 5 Km begitu juga jarak dengan jalan Solo-Jogja di Kalasan hanya sejauh 5 Km ke arah utara. Busyet !!! luas banget ya…

Radius Bahaya 5-20 Km (dilihat dari atas)adius Bahaya 5-20 Km (dilihat dari atas)

Jika dilihat dari Ring Road Kota Jogjakarta

Radius Bahaya (tampak samping)adius Bahaya (tampak samping)

Perbandingan dengan rumah saya (Matesih) dari puncak Gunung Lawu berjarak 15 Km dan dengan Kota Karanganyar hanya sejauh 25 Km. Jadi seandainya Lawu ikut-ikutan trend gunungapi yang lain mbledhug, kami bakalan kena gusuran pengungsian.

Tipe St Vincent

ipe St Vincent

Letusan tipe St Vincent yang terjadi tanggal 4 Nopember 2010 membentuk kolom asap letusan setinggi hingga 8 Km. Letusan ini berbahaya karena bersifat jatuhan bebas dan tidak terpengaruh oleh setting morfologi puncak sebelum menyentuh permukaan bumi. Tipe letusan ini lebih dipengaruhi gaya berat material letusan dan sebagian kecil dipengaruhi oleh angin, sehingga sulit untuk diprediksikan arah dan jangkauan serangannya.

Sampai kapan letusan ini berakhir?

Letusan Merapi belum bisa diprediksikan sampai kapan berakhirnya. Apakah letusan 4 Nopember 2010 sudah merupakan klimaks atau masih ada letusan yang lebih hebat lagi. Tetapi menurut Kepala Badan Geologi Kementrian ESDM (Dr Sukhyar), sistem aliran magma sudah terbuka sehingga kemungkinan besar aliran magma menjadi lancar dan magma kemungkinan akan mengalir seperti semula dengan tipe guguran. Arus magma keluar menjadi lancar karena sudah tidak ada halangan di puncak vulkan.

Semoga tidak ada letusan yang lebih dahsyat dari ini. Amin…

 

2 Responses to “LETUSAN ST VINCENT MERAPI 2010”

  1. Aldo Alviano Says:

    ada tipe – tipe yang lainnya tidak ?? sekalian cari buat karya tulis nih ….


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s