gogoBengkulu

Hancurkan dan Bangun Kembali

Rekomendasi Dewan Kota Minus PAN dan Demokrat Agustus 17, 2010

Filed under: Loker Keliping Koran — gogo @ 7:24 am

Rekomendasi Dewan Kota Minus PAN dan Demokrat

RB.Minggu, 15 Agustus 2010

Sekretaris Fraksi Demokrat Hendrik Hutagalung menegaskan, Demokrat tidak include dalam rekomendasi yang dikirimkan tersebut. Menurutnya keputusan tersebut diambil secara profesional, bukan karena Demokrat merupakan partai yang diketuai Wakil Walikota H. Edison Simbolon, S. Sos.

“Ini merupakan keputusan fraksi yang tidak menolak penyelenggaraan CPNS 2010. Kita sudah melakukan pembahasan terkait persoalan ini. Meskipun posisi Sawaludin sebagai Ketua DPRD, namun sebagai anggota fraksi dia harus ikut. Keputusan ini tidak ada sangkut pautnya dengan Wawali,” terang Hendrik.

Dikatakan Hendrik, dalam penyampaian pandang fraksi beberapa waktu lalu, pihaknya tidak pernah mengatakan penolakan. Namun pihaknya meminta Pemda untuk mendahulukan honorer. Dimana dalam prosesnya dapat dilakukan sambil berjalan

“Kita tidak akan menolak rekruitmen CPNS selama itu masih mengikuti aturan, cuma kita minta perhatikan honorer. Silakan kalau memang teman-teman yang lain menilai kita sebagai pengkhianat ataupun apa terkait sikap kita. Yang pasti Demokrat mendukung pemerintahan selama berada di jalur yang benar,” imbuh Hendrik.

Senada pernyataan Ketua Fraksi PAN Ahmad Badawi Saluy, SE,MM. Bahwa pihaknya tidak termasuk dalam surat yang dilayangkan ke Men PAN tersebut. Lantaran pembahasan CPNS yang dilakukan di internal dewan tidak sesuai dengan mekanisme. Dalam undangan yang disebarkan ke anggota tidak dilakukan penjelasan akan membahas soal CPNS.

“Kami professional saja undangannya kan jelas internal tentang raperda APBD tahun 2009, tidak ada pembahasan CPNS apalagi penyusunan rekomendasi. Makanya kami tidak mau dimasukan dalam rekomendasi tersebut. Pun dalam pandangan fraksi kita tidak pernah membahas CPNS,” tegas Badawi.

Di lain pihak, srikandi Partai Nasional Benteng Kerakyatan (PNBK), dr Anarulita Muchtar, S.Akp mengatakan secara pribadi dirinya pun tidak mau ikut-ikutan dengan keputusan lembaga tersebut. Selain dirinya sendiri tak datang saat paripurna internal, dirinya melihat persoalan CPNS adalah permasalahan yang memerlukan pembicaraan khusus.

Menurut Ana, saat ini mau tidak mau CPNS harus tetap dilaksanakan, namun harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Apalagi, harus diakui untuk Kota Bengkulu CPNS merupakan sektor yang handal untuk mengurangi angka pengangguran yang setiap tahun selalu meningkat.

“Harus diakui, kita masih kurang dokter saat ini. Seperti di pustu masih banyak yang minus dokter. Pun guru-guru, idealnya saat ini Pemda Kota sudah saatnya melakukan penambahan SMP dan SMA ditiap kecamatan, sehingga kasus penambahan kelas tidak akan terjadi. Siswa yang keluar dari tiap SD dapat terakomodir dengan baik. Selain itu tidak dibutuhkan cost yang terlalu besar bagi siswa jika sekolahnya sudah ada di kecamatan sendiri. Makanya kita masih tetap butuh guru lagi, bukan malah menghilangkan CPNS,” tegas politisi PNBK tersebut.

Kirim Rekomendasi

Sementara itu kemarin DPRD Kota memenuhi janjinya menyerahkan surat rekomendasi pembatalan seleksi formasi CPNS Kota Bengkulu tahun 2010. Dalam surat bersifat penting bernomo : 170/535/B.XV/2010 dengan perihal rekomendasi penundaan penerimaan CPNS tahun 2010 tersebut berisi 5 klausul pertimbangan pembatalan yakni minimnya kemampuan keuangan daerah, tidak ada jaminan dari Pemda

Kota Bengkulu pelaksanaan CPNS bebas korupsi, kolusi dan nepotisme, tidak ada pemerataan tenaga PNS di Pemda Kota, masih banyaknya tenaga honorer yang belum masuk dalam data base dan memperioritaskan honorer jadi PNS serta tidak ada penambahan anggaran APBN untuk menambah CPNS. Surat tersebut dilayangkan ke Men PAN dan RB, dan ditembuskan ke BKN regional Palembang, Menteri Keuangan dan Walikota Bengkulu.

Wakil Ketua II DPRD Kota Bengkulu, Patriana Sosialinda mengatakan pengiriman surat rekomendasi pembatalan secara kelembagaan itu dilakukan sebagai bentuk kekuatan sikap dewan, untuk mengawal pelaksanaan pemerintahan Kota Bengkulu yang memiliki legitimasi yang dapat dijadikan pegangan dewan pada masa yang akan datang.

Sehingga sekalipun pihak eksekutif telah memberikan surat pemberitahuan pembatalan seleksi formasi CPNS Kota Bengkulu tahun 2010 ke DPRD Kota Bengkulu bernomor 800/772/BKD yang ditembuskan ke Badan Kepegawaian Negara, hal itu tidak merubah keputusan DPRD Kota Bengkulu untuk tetap melayangkan surat rekomendasi secara tertulis.

“Kita akan tetap konsisten tidak akan menyetujui penerimaan formasi CPNS tahun 2010 karena kondisi keuangan daerah yang minim dan mengalami defisit anggaran cukup besar, namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan bila penerimaan CPNS akan dilakukan Pemda Kota di awal tahun 2011,” tegas Linda.

Terkait dengan indikasi surat tersebut tidak ditanda tangani Ketua DPRD Kota, Sawaludin Simbolon, Wakil Ketua II, DPRD Kota, Irman Sawiran tidak terlalu mempermasalahan hal tersebut. “Kalau memang Sawaludin tidak mau tanda tangan ya silakan, yang penting dua unsur pimpinan sudah tanda tangan. Dan surat kami layangkan,” pungkas Irman Sawiran.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s