gogoBengkulu

Hancurkan dan Bangun Kembali

Hubungan Eksekutif dengan Parpol Juli 16, 2010

Filed under: Loker Tulisan Terbaru — gogo @ 1:17 pm

Eksekutif dalam konteks ini didefinisikan pemerintah daerah yaitu
kepala daerah dan wakil kepala daerah yang dicalonkan oleh partai politik dan memenangkan pilkada langsung dan perangkat daerah otonom sebagai
lingkaran birokrasi dari bupati dan wakil bupati terpilih.

Berdasarkan logika  sebelumnya, maka menurut saya, hubungan antara eksekutif dan partai politik dibanguan dan dikembangkan di ada tiga pilar utama .
Pertama, konteks demokrasi, pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat
dan untuk rakyat. Eksekutif dan Parpol sama-sama merupakan institusi yang
bertanggung jawab atas berbagai upaya pembangunan untuk meningkatkan
derajat kemakmuran dan kesejehteraan rakyat. Peran kedua institusi ini
dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Eksekutif menjalankan fungsi
pemerintahan untuk mengatur, melayani, memberdayakan masyarakat dan
taat pada rule of game. Partai politik menjadi disatu sisi menjembatani
kepentingan publik konstituennya dengan eksekutif tetapi juga melakukan
pengawasan politik melalui wakilnya di DPRD terhadap pelaksanaan tugas
pemerintahan.
Kedua, konteksnya dengan realitas politik . Dalam Pilkada langsung,
antara parpol dan eksekutif,sumber legitimasi kekuasaannya sama yaitu dari
rakyat secara langsung. Tetapi typology hubungan antara parpol dan
eskekutif dengan publik pemilih bisa berbeda. Hasil jajak pendapat Kompas
dapat membantu menjelaskan perbedaan hubungan tersebut. Ketika
konstituen pemilih tidak lagi menjadikan kesamaan partai sebagai dasar
pilihan, maka dasar perekatnya bergeser karena popularitas eksekutif.
Dengan demikian legitimasi politik ekeskutif bukan lagi dari parpol tetapi
langsung dari publik konstituen. Namun demikian, Partai Politik tetap dapat
memanfaatkan popularitas eksekutif atas dasar etika politik dan
pemerintahan karena parpol adalah pintu masuk bagi calon terpilih. Partai
politik dapat mengatakan bahwa keberhasilan dan papularitas eksekutif
adalah keberhasilan dan popularitas partai politik juga, karena sesungguhnya
program dan kegiatan eksekutif dibangun di atas visi dan misi bersama.
Ketiga, konteks etika politik dan pemerintahan. Etika dalam hal ini
berhubungan dengan nilai-nilai yang mendasari hubungan antara eksekutif
dan partai politik. Nilai terbentuk dari suatu kesamaan pemahaman, cara
berfikir, cara bersikap dan cara bertindak yang secara berkelanjutan dipahami dan dilaksanakan secara bersama-sama.

Partai politik atau gabungan partai politik merelakan partainya sebagai pintu masuk bagi pribadi untuk dicalonkan sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah, sesungguhnya di dasar pada ada kesamaan dalam pemahaman, cara berfikir tentang pembangunan daerahnya. Dengan kata lain, eksekutif dan parpol mempunyai kesamaan dalam visi dan misi pembangunan. Visi adalah cara pandang jauh ke depan, kemana instansi pemerintah dan seluruh kekuatan daerah dan nasional harus dibawah agar dapat eksis, antisipatif, dan inovatif. Keduanya mempunyai pemahaman yang sama tentang gambaran keadaan masa depan yang diinginkan seluruh elemen daerah, cara pandang jauh ke depan kemana instansi pemerintah harus dibawah agar dapat eksis, antisipatif, dan inovatif. Sedangkan misi adalah merupakan pernyataan tentang tujuan organisasi yang diwujudkan dalam produk dan pelayanan, kebutuhan yang dapat ditanggulangi kelompok masyarakat, nilai yang diperoleh serta aspirasi dan cita-cita di masa mendatang. Oleh karena antara Parpol dan eksekutif mempunyai kesamaan Visi dan misi maka parpol secar etis bertanggung jawab pula atas implementasinya dalam bentuk rencana dan pelaksanaan pembangunan tahunan, lima tahunan dan jangka panjang. Pad tataran yang normative, hubungan ini kemudian menjadi mendapat pengesahan secara legal dalam berbagai bentuk. Fungsi Kkontrol parpol penting sekali untuk tetap menjaga supaya eksekutif berjalan dalam visi, misi, kegiatan dan program yang sama.

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s