gogoBengkulu

Hancurkan dan Bangun Kembali

Tambang Pasir Teluk Sepang Pasti Ditutup Juli 13, 2010

Filed under: Loker Keliping Koran — gogo @ 4:38 am

Bengkulu Ekspres, Rabo, 9 Agustus 2006

Aliansi 371 Demo Ke Pemkot, DPRD Kota dan Pemprop
Ratu Samban, BE-Tuntutan warga teluk sepang dan pencinta lingkungan agar tambang pasir yang ada diteluk sepang ditutup, terkabul. Meskipun dalam aksi demo yang dilakukan massa aliansi 371 terdiri dari masyarakat teluk sepang, palasostik, mahupala, kelopak, pafe, FKMB, Kanopi, Gemini, Karti, KPA SMAN 4 dan Walhi Bengkulu, mereka tidak bertemu dengan pejabat Pemkot, namun penutupan tambang pasir teluk sepang ini akan segera dilakukan.
Hal ini disampaikan Sekretaris Kota Bengkulu Drs. H. Arifin Daud, SH usai rapat Panggar ketika dikonfirmasi BE, kemarin. Tuntutan warga teluk sepang tersebut telah ditindak lanjuti. Secara intern antara pemda kota dan Bapedalda Propinsi telah melakukan rapat membahas masalah ini, katanya.
Menurut sekkot, pemda kota sendiri pada bulan april lalu telah melakukan rapat merencanakan penutupan tambang pasir ini. Hal ini segaja tidak serta merta direalisasikan untuk memberikan waktu pada warga yang menggantungkan hidupnya sebagai buruh pasir ditambang pasir tersebut untuk mencari pekerjaan baru. Sebab dengan ditutupnya tambang pasir ini otomatis buruh sekop kehilangan mata pencahariannya.
Kita tak mau ada gejolak dengan adanya penutupan tambang pasir. Warga kita yang bekerja sebagai buruh pasir harus diberi kesempatan untuk mengubah pekerjaannya, katanya.
Sementara sebelumnya, sekitar pukul 10.00 WIB, massa aliansi 371 yang berjumlah 10 orang melakukan aksi di tugu kapal simpang lima. Mereka mengajukan tuntutan yang berbunyi”stop penambangan pasir di pantai teluk sepang dan cabut SK Walikota No 371 tahun 2005 tentang izin pengambilan dan penjualan pasir di tanjung ketaping kelurahan teluk sepangkecamatan kampung melayu kota bengkulu.
Menurut para demonstran ini keberadaan tambang pasir ini sangat membahayakan warga setempat. Dengan tingkat abrasi yang tinggi akibat kegiatan penambangan pasir, rumah-rumah warga terancam terserang air laut karena jarak rumah dengan bibir pantai sangat dekat.
Selamatkan 1800 jiwa warga teluk sepang dari penambangan pasir yang merusak lingkungan. Demikian tulisan di spanduk berwarna hijau yang mereka bawa.
Setelah cukup puas berorasi di tugu kapal simpang lima, massa kemudian menuju kantor pemda kota bengkulu. Karena tidak ada pejabat pemkot yang dapat mereka temui, tak lama kemudian para demonstran ini bergerak menuju kantor DPRD Kota.
Di gedung dewan ini mereka kembali berorasi. “bapak-bapak anggota dewan yang terhormat, kami menuntut realisasi hasil kesepakatan saat rapat tanggal 3 agustus lalu bahwa tambang pasir teluk sepang ditutup. Kami beri deadline hingga tanggal 10 agustus mendatang. Bila tak juga ditutup, kami kembali melakukan aksi yang lebih besar lagi. Dan mungkin bisa brutal,” ujar Koordinator aksi yang juga selaku manajer devisi tambang Walhi Bengkulu, Gogo saat berdemo kemarin.
Para demonstran ini hanya ditemui oleh seorang anggota dewan kota, Irman Sawira. Menurutnya, tuntutan warga telah ditindak lanjuti.
Minta dukungan Gubernur
Usai aksi DPRD Kota, massa kemudian melanjutkan aksinya menuju Pemprop. Mereka meminta dukungan Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin ST terkait penutupan penambangan pasir di pantai Teluk Sepang dan pencabutan SK Walikota No 371 tahun 2005.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s