gogoBengkulu

Hancurkan dan Bangun Kembali

Lagi, Demo Warga Teluk Sepang Juli 13, 2010

Filed under: Loker Keliping Koran — gogo @ 4:42 am

RB, Rabu, 9 Agustus 2006
Perjuangan warga Teluk Sepang agar terbebas dari ancaman abrasi pantai akibat penggalian pasir, terus berlanjut, kemarin, warga yang tergabung dalam aliansi 371 {Gabungan LSM Walhi dan Mahasiswa} menggelar aksi simpatik di tugu kapal simpang lima, Kantor Walikota dan DPRD Kota, DPRD Propinsi dan Pemprop Bengkulu.
Aksi ini tujuannya meminta dukungan dari masyarakat, pejabat dan Wakil Rakyat agar Walikota Bengkulu H.A. Chalik Effendi, SE segera mencabut SK No 371 tentang perizinan pengambilan pasir hasil sedimentasi di tanjung ketaping Kelurahan Teluk Sepang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.
Aksi ini menggunakan 2 unit mobil dan sejumlah motor dimulai dari Unib depan pukul 11.00 WIB. Seterusnya mengusung spanduk hijau bertuliskan “Selamatkan 1.800 Jiwa Masyarakat Teluk Sepang Dari Penambangan Pasir Yang Merusak Lingkungan”, pendemo tiba di tugu simpang lima. Sekitar 20-an anggota aliansi yang di komandoi Gogo menggelar orasi.
Kami mohon dukungan masyarakat agar Walikota mencabut SK No 371 tahun 2005. warga Teluk Sepang kini merasa terancam, kata orator melalui pengeras suara ditangannya. Beberapa anggota aliansi menyebarkan selebaran kepada pengguna jalan. Inti dari selebaran tersebut meminta agar Walikota mencabut SK No 371. ini amanat dari warga,” kata Gogo.
Warga sendiri sudah menyamapaikan somasi ke Prasiden dan Mendagri agar merekomendasikan ke Walikota Bengkulu mencabut SK No 371 tersebut. “somasi ke Presiden dan Mendagri sudah dikirim 17 Juli lalu,” demikian kata Gogo.
Menariknya setelah 10 menit berorasi di tugu simpang lima. Aliansi 371 melanjutkan aksi ke halaman Pemkot kota. Mereka bermaksud menemui Walikota Bengkulu H.A Chalik Effendi, SE namun Walikota tak berada di tempat, pejabat kota tak satupun yang menemui pendemo. Massa akhirnya ngluruk ke DPRD kota.
Sekkot Bengkulu Drs. H Arifin Daud, SH yang diwawancarai terpisah mengatakan, penutupan lokasi tambang pasir di Teluk Sepang sedang dibahas di Pemkot Bengkulu dengan Beppedalda Propinsi Bengkulu.
Minta dukungan Pemprop.
Dari Pemkot, 20 aktivis peduli lingkungan ini mendatangi Kantor Gubernur terhadap penutupan tambang pasir di Teluk Sepang. Rombongan diterima Kakan Satpol PP Propinsi, Helmi Iskandar dan Kasubbid Kesbang Linmas Propinsi, Redo Azhari.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s