gogoBengkulu

Hancurkan dan Bangun Kembali

Rosihan Tetap Maju, Tapi Belum Mau Berkampanye Juli 7, 2010

Filed under: Loker Keliping Koran — gogo @ 11:36 am

Ditegaskan Rosihan Arsyad, ia tetap maju, hanya saja untuk saat ini belum mau melakukan kampanye sebelum adanya kepastian hukum penyelenggaraan Pemilukada. Pihaknya memang mempertanyakan kejelasan payung hukum terkait penyelenggaraan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu.‘’Namun bukan berarti mundur dari Pemilukada dan tak ada kata mundur untuk kemajuan Bengkulu. Karena mundur dari perjuangan sangatlah mustahil,’’ tegas mantan Gubernur Sumatera Selatan ini.

Ditambahkan Rosihan, perlu diketahui jika saat ini penyelenggaraan Pemilukada masih menjadi polemik antara KPU Provinsi dan DPRD Provinsi. Itu terkait dasar hukum penyelenggaraan tahapan Pemilukada Provinsi yang kini tengah berlangsung.

“Pemilukada ini bicara masa depan Bengkulu, jadi harus ada kejelasan hukum, jangan sampai menimbulkan masalah di kemudian hari. Tapi bukan berarti dengan mempertanyakan aturan hukum berarti kami mundur. Kami ini hanya ingin taat aturan agar semua berjalan sesuai aturan yang benar,” Jelas Rosihan.

Dilain sisi, kejadian ini membawa hikmah tersendiri bagi pasangan Rosihan- Rudy. Pendukungnya justru semakin solid. ”Alhamdulliah adanya peristiwa ini malah membuat pendukung kami semakin solid. Konsolidasi di tingkat pendukung semakin terbangun. Mereka tidak terima dengan adanya upaya-upaya yang bisa melemahkan. Untuk itu mereka tambah semangat dan kompak,’’ Tandas Rosihan.

Selain itu dirinya mengimbau kepada masyarakat dan pendukung untuk tetap merapatkan barisan, agar halangan dan upaya-upaya yang melemahkan bisa lalui dalam memenangkan pertarungan.

Tak jauh beda dengan pernyataan Ketua Tim Advokasi Rosihan – Rudy, Ir Filusi Ardiansyah, pihaknya hanya menginginkan kepastian hukum. Saat ini masih menunggu hasil koordinasi antara DPRD Provinsi dengan Mahkamah Konstitusi yang diperkirakan akan diketahui besok (21/6).

Surat KPU pusat tanggal 5 Mei yang dijadikan KPU Provinsi sebagai payung hukum, menurut Ardiansyah keliru. Pasalnya surat KPU tidak termasuk dalam hierarki peraturan per Undang-Undangan. Dasar hukum Pemilukada yang benar seharusnya tetap mengacu pada Undang – Undang No 32 tahun 2004 Jo Undang-Undang 12 Tahun 2008, tentang Pemerintah Daerah,” ucap Ardiansyah.

Sementara itu, Divisi Sosilisasi KPU Provinsi, Okti Fitrinai, S.Pd menegaskan akan tetap menyelenggarakan tahapan Pemilukada hingga selesai. Karena KPU Provinsi telah menetapkan tahapan Pemilukada.

“Tanggal 3 Juli tetap melangsungkan pemungutan suara. Tidak ada perubahan. Kalaupun ada pasangan yang mau mengundurkan diri maka harus menyiapkan uang sebesar Rp 20 miliar sebagai sanksi. Akan lebih baik calon bertarung dulu baru memecahkan papan catur,” ucap Okti

KPU Gandeng Prof UGM

Dibagian lain, Okti Fitiriani mengatakan, dari banyaknya masukan serta rapat internal KPU Provinsi, persiapan penyelenggaraan debat kandidat Pemilukada pada 29 Juni, sudah semakin mengerucut. KPU Provinsi telah menetapkan beberapa persiapan penting dalam debat kandidat. Salah satunya menyiapakan 2 panelis, yakni Guru Besar Tata Pemerintahan dan Otonomi Daerah UGM Prof Sutikno dan Rektor Unib Prof. Ir Zainal Muktamar, Ph.D. “Kalau untuk dari UGM, kami telah menghubunginya dan dirinya menyatakan bersedia. Namun pak Zainal belum kami tanyakan tesediaannya,” ucap Okti.

Selain itu, persiapan penting lainnya, tempat penyelengaraan dan media elektronik yang akan bekerja sama dalam menyiarkan . Untuk tempat, lanjut Okti KPU Provinsi telah menetapkan Gedung STQ sebagai tempat berlangsungnya penyelenggaraan debat kandidat. Penetapan itu dilihat dengan mempertimbangkan akan banyaknya massa pendukung calon yang akan hadir.

“Memang sebelumnya KPU Provinsi berencana menyelenggarakan debat kandidat di Hotel Horizon, namun karena telah dipesan terlebih dahulu oleh pihak lain. Untuk itu alternatif lain yakni gedung STQ,” papar Okti.

Sedangkan untuk media elektronik KPU Provinsi telah menetapkan 3 media yang bekerjasama dalam menyiarkan proses penyelenggaraan debat kandidat secara langsung (live) dari pukul 19.00 – 21.00 WIB. Yakni RBTV, MetroTV, serta Radio Republik Indonesia (RRI). “Sedangkan TVRI belum diputuskan, apakah akan bergabung atau tidak. Karena masih dalam tahap pembahasan,” jelas Okti.

Disisi lain Okti mengatakan, untuk tamu, selain mengundang tim pemenangan pasangan calon dan unsur Muspida KPU Provinsi akan mengundang unsur-unsur masyarakat. Seperti tokoh masyarakat, mahasiswa, dan lain-lain.

“KPU Provinsi mengimbau kepada masyarakat untuk dapat menyaksikan melalaui televisi. Selain itu kami berharap agar masyarakat dapat menilai semua pasangan agar menentukan pilihan berdasarkan visi dan misi dan indikator lainnya,” ucap Okti.(Rakyat Bengkulu..Senin, 21 Juni 2010 01:18:05)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s