gogoBengkulu

Hancurkan dan Bangun Kembali

Dua Calon Siap Mati Bila Korupsi Juli 7, 2010

Filed under: Loker Keliping Koran — gogo @ 11:34 am

Debat yang dipandu presenter Metro TV Fessy Alwi itu diikuti 5 pasang cagub/cawagub masing-masing Agusrin M Najamdin – Junaidi Hamsyah (nomor urut 1), Imron Rosyadi – Rosian YT (2), Sudirman Ail – Dani Hamdani (3), Sudoto – Ibrahim Saragih (4) dan Rosihan Arsyad – Rudy Irawan (5). Bertindak sebagai panelis Dr. Elektison Somi, SH, MH (pakar hukum Unib)) dan Dr. Ridwan Nurazi, SE, M.Sc (pakar ekonomi Unib) Prof Dr. Pratikno (pakar tata pemerintahan dan otonomi daerah UGM).

Awalnya alur debat berjalan biasa. Lima kandidat diberi kesempatan menjawab pertanyaan dari Fessy Alwi mengenai program 100 hari pertama apabila terpilih. Pasangan Agusrin – Junaidi yang mendapat kesempatan pertama menegaskan akan melanjutkan program-program yang sudah berjalan diantaranya pembagian handtractor untuk para petani, perbaikan infrastruktur, serta menciptakan pemerintahan yang bersih.

Agusrin juga berjanji akan mengundurkan diri apabila tidak mampu menyelesaikan programnya. “Kita siap mundur apabila programnya tidak dilakukan,” tandas Agusrin.

Sedangkan pasangan nomor 2 Imron Rosyadi – Rosian YT menyatakan akan fokus kerja 100 hari untuk memperbaiki pemerintahan daerah. “Tugas seratus hari kami yakni memperbaiki pemerintahan ini,” tandas Imron.

Sedangkan Sudirman Ail – Dani Hamdani (Mandan) menyatakan akan memprioritaskan tes CPNS bersih serta melakukan penempatan pejabat secara profesional. Berbeda dengan Agusrin yang menyatakan siap mundur, Sudirman tidak menyatakan siap mundur. Dan apabila tidak dapat menjalankan programnya, Sudirman menyatakan siap mempertanggungjawabkannya kepada DPRD.

Sedangkan Sudoto-Ibrahim Saragih mengaku akan memanfaatkan waktu 100 hari pertama untuk pendekatan sector pertanian. Bila program yang dijanjikan tidak berjalan, Sudoto memilih untuk mempertanggungjawabkannya kepada masyarakat.

Sementara pasangan Rosihan Arsyad – Rudy Irawan mengatakan akan membagikan dana Rp 100 juta per desa.

Debat mulai memanas saat panelis diberi kesempatan bertanya. Dr. Ridwan Nurazi (pakar ekonomi Unib) menyodorkan data-data versi Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah. Inti data yang disampaikan Ridwan semuanya negatif, seperti investasi yang tidak masuk ke Bengkulu selama beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi yang masih minim serta infrastruktur yang buruk.

Namun data-data yang disodorkan Ridwan dibantah semua oleh cagub incumbent Agusrin M Najamudin. “Saya tidak tahu data panelis dari mana? Kalau data yang saya punya jelas dari statistik, menunjukkan perkembangan yang baik. Bagaimana mungkin tidak ada investasi, Bengkulu sekarang sudah surplus berat, pendapatan perkapita meningkat, warga Bengkulu yang mau berangkat haji sekarang antre hingga tahun 2015. Itu semua bisa terjadi karena ada investasi yang masuk,” terang Agusrin.

Agusrin Vs Sudoto

Suasana semakin panas saat memasuki sesi debat antar calon. Supaya adil, lawan debat diacak dengan sistem komputerisasi. Kesempatan pertama, calon incumbent Agusrin M Najamdin mendapat lawan debat Sudoto – Ibrahim Saragih.

Agusrin menanyakan program handtractor yang telah dilaksanakan kepada pasangan Sudoto-Saragih? Ibrahim Saragih langsung menukas dan menyebut program tersebut tidak berhasil karena banyak kelompok tani yang menerima tidak tepat sasaran. “Pembagian handtractor dibagikan kepada kelompok tani gadungan. Seharusnya sudah dilaksanakan sejak lama,” semprot Saragih dengan nada meninggi. Tensi Saragih yang ngomong kencang sempat menarik perhatian undangan.

Kemudian Sudoto balik mendebat Agusrin dengan menanyakan sikap Ketua Partai Demokrat Provinsi Bengkulu itu apabila ada salah satu pejabat yang tersangkut kasus korupsi. Agusrin dengan lantang mengatakan apabila terbukti korupsi, maka pejabat harus dikenai sanksi. “Tapi kita tidak boleh menghakimi. Kalau dia belum tentu bersalah, kita persilakan dulu proses hukum berjalan,” ujarnya.

Agusrin Vs Imron

Perdebatan seru juga terjadi antara Agusrin Vs Imron menyangkut tapal batas yang dilontarkan panelis ketiga Dr. Elektison Somi, SH, MH. Awalnya, Agusrin mengatakan untuk menyelesaikan tapal batas tersebut sebagian adalah kewenangan pemerintah pusat. “Bagaimana mau menyelesaikan kalau kewenangan tidak kita miliki. Kalau kewenangan ada pada kita, satu detik bisa kita selesaikan,” kata Agusrin.

Saat mendapat kesempatan menanggapi, Imron Rosyadi mendebat pernyataan Agusrin. Menurut Imron, sengketa tapal batas antar kabupaten merupakan kewenangan Gubernut untuk menyelesaikan. Tapi kalau sengketa tapal batas antar provinsi, barulah kewenangan Mendagri. Pernyataan ini mendapat tepuk tangan dari para pendukung Imron.

Rosihan dan Saragih Siap Mati

Yng cukup menyiata perhatian dalam debat tadi malam adalah pernyataan cagub Rosihan Arsyad dan cawagub Ibrahim Saragih. Keduanya siap mati apabila melakukan korupsi.

Rosihan Arsyad yang juga mantan Gubernur Sumsel menyatakan komitmennya siap tenyeret para pejabat daerah ke meja hijau apabila nanti dipercaya memimpin Bengkulu. Bagaimana kalau Bapak yang korupsi? tanya panelis. “Siapkan saya peti mata,” jawab Rosihan disambut aplaus para pendukungnya.

Cawagub Ibrahim Saragih malah lebih tegas lagi ketika menyinggung soal korupsi. “Saya siap mati apabila korupsi,” ujar Ibrahim Saragih.

Siap Kalah, Siap Menang

Debat tadi malam diakhiri pernyataan seluruh kandidat yang siap menang dan siap kalah. Cagug Agusrin M Najamudin mengatakan siap merangkul semua pasangan calon lain apabila terpilih kembali menjadi Gubernur Bengkulu. Bila kalah? “Apabila takdir menyatakan saya kalah, saya akan menjadi orang yang pertama yang memberikan ucapan selamat kepada calon pemenang,” ujar Agusrin.

Sementara pasangan Rosihan Arsyad – Rudi Irawan sempat disentil apakah akan meninggalkan Bengkulu apabila kalah. Rosihan menyatakan tetap akan memberikan kontribusi untuk masyarakat Bengkulu. “Kalau kalah saya tetap mencintai masyarakat Bengkulu, kami juga akan memberikan kontribusi untuk masyarakat Bengkulu seperti melalukan kegiatan sosial,” ungkap Rosihan.

Pernyataan siap menang dan siap kalah juga disampaikan tiga kandidat lainnya yakni Imron – Rosian, Sudirman Ail – Dani Hamdani serta Sudoto – Ibrahim Saragih.

Materi Debat Kurang Menggali

Ketua Panwaslu Provinsi, Drs Sakroni ketika diminta tanggapan mengkritisi materi pertanyaan panelis di bidang ekonomi dan bidang hukum belum berhasil menggali program pasangan calon. “Kalau menurut saya materi tadi belum mengungkapkan konsep-konsep program pasangan calon,” papar Sakroni

Disisi lain, Cagub Agusrin usai acara debat merasakan argumentasi dari 4 pasangan calon lainnya sudah menyudutkan dirinya sebagai calon incumbent. “Semua tahu bahwa saya akan menang dan semua juga tahu bahwa survei saya yang paling tertinggi,” papar Agusrin.

Sementara itu, tim pemenagan keluarga Agusrin-Junaidi, Sultan B Najamudin kecewa dengan materi yang disampaikan oleh 2 panelis Unib itu yakni Ridwan Nurazi dan Elektison Somi. Menurutnya, data-data yang dipaparkan tidak rasional.

“Darimana data itu didapatkannya. Katanya dari data independen, namun sebenarnya data yang dapat digunakan adalah dari BPS (Badan Pusat Statistik, red),” papar anggota DPD RI ini.

Panwaslu Dilarang Masuk

Ada insiden saat pertengahan debat berlangsung tadi malam. Saat itu, segerombolan massa di luar gedung berteriak-teriak karena tak diizinkan masuk. Ternyata mereka adalah pendukung pasangan calon yang mengenakan pakaian AIR (Ayah Imron Rosyadi, red). Mereka mencoba memaksa masuk namun pihak kemanan tidak mengizinkannya. Dalam kerumuan puluhan masssa itu ada salah satu anggota Panwaslu Provinsi, Drs M Yasser yang ternyata juga tidak diperbolehkan masuk.

“Saya tidak tahu kenapa saya tidak disuruh masuk, padahal Panwaslu mempunyai hak untuk mengawasi acara ini,” ucap Yasser. Setelah ada beberapa staf Sekretariat KPU Provinsi akhirnya Yasser dizinkan masuk. (Rakyat Bengkulu..Rabu, 30 Juni 2010 17:57:25)

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s